Belakangan ini sering merasa tertampar lihat teman-teman yang sedang diperjalanan menuju kesuksesan mereka masing-masing.
Mulai dari ikut lomba-lomba, dapat beasiswa, jadi asisten
dosen, ikut student exchange, aktif di kelas, ipk cumlaude, aktif di berbagai
kegiatan atau organisasi, jadi pemimpin diberbagai kegiatan, dan masih banyak
lagi.
Ya walaupun setiap orang punya impiannya masing-masing. Jadi
hal yang diprioritaskan untuk dikejar pasti berbeda-beda.
Anggap saja di suatu perjalanan menuju kesuksesanmu dalam
berkuliah ada 5 tahapan. Belum tentu antara kamu dan temanmu berada di satu
tahapan yang sama.
Ada yang baru memulai tahapan 1, ada juga yang hampir sampai
di tahap 5.
Sering denger kalimat kayak gini “Kalau dia bisa, pasti kamu
juga bisa. Kan sama-sama makan nasi”.
Iya benar, tapi gak bisa diterapkan disegala kondisi.
Anggap saja kuliah itu perang. Kamu tentu perlu Menyiapkan
senjata perang, baju perang, kendaraan, fisik yang kuat, arena latihan dan
makanan yang bergizi. Pikiranmu juga harus fokus pada perang tersebut.
Setiap kerajaan tentu punya kemampuan yang berbeda-beda
dalam memfasilitasi prajuritnya saat berperang. Ada yang segala sesuatunya
sudah dipersiapkan dengan mantap. Baju perang yang tidak bisa tembus peluru
apapun, senjata sekali tebas langsung terbelah 2, kendaraan yang bisa di darat,
air dan udara, latihan yang terjadwal dengan guru terbaik yang ada dibarengi
dengan makanan 4 sehat 5 sempurna, apapun dibuat senyaman mungkin sehingga
tugas prajurit hanya berperang sampai menang.
Namun, ada juga kerajaan yang mau tak mau berperang untuk
mempertahankan kerajaannya dari jajahan dengan segala keterbatasan yang ada. Senjatanya
masih pakai bambu runcing dan batu, pakaian seadanya hingga terkadang
prajuritnya jatuh sakit sebelum berperang, latihan seadanya karena tidak tau
harus berguru pada siapa, prajurit masih harus berkelana di hutan untuk berburu
sebelum akhirnya bisa makan.
Ya mau bagaimanapun keadaannya tidak ada jaminan untuk
menang. Semua kembali lagi ke kegigihan prajurit kerajaan tersebut.
Boleh aja merasa tertampar lihat kesuksesan orang lain, tapi
jangan sampai minder trus jatuh terpuruk. Selalu ingat, banyak orang diluar
sana mendambakan kehidupan yang kamu jalani sekarang.
Kejar apapun yang bisa kamu kejar. Kamu sudah disiapkan
jalanmu sendiri oleh Tuhan.
Kamu hanya perlu bersyukur, dengan selalu berusaha dan
berdoa.
Dan juga jangan pernah sekali pun memandang rendah orang
lain. Kamu gak pernah tau kan bagaimana perjuangan dia bahkan untuk melewati
tahapan yang menurutmu paling mudah sekalipun.
Hanya karena orang lain tidak bisa sepertimu, bukan berarti
mereka tidak berusaha.
Karena setiap orang diciptakan unik dan berbeda.
Komentar
Posting Komentar